Sekda Dumai Diperiksa KPK, Dicecar 20 Pertanyaan

Jumat, 06 Oktober 2017 11:40:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir memenuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (5/10/2017).

Nasir menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. "Ditanya sekitar 20 pertanyaan. Mengenai yang awal-awal saja," ujar Nasir saat keluar dari Gedung KPK Jakarta, Kamis sore.

Nasir tak banyak berkomentar saat ditanya terkait materi pemeriksaan. Didampingi ajudannya, Nasir segera meninggalkan Gedung KPK dengan menggunakan taksi.

Nasir diperiksa selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis periode 2013-2015.

Nasir ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun 2013-2015. Saat itu, Nasir juga selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

Selain Nasir, KPK juga menetapkan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar, sebagai tersangka.

Pada Rabu (4/10/2017) kemarin, penyidik KPK juga memeriksa Hobby sebagai tersangka.

Sejak 21 Juli 2017, Nasir dicegah agar tidak bepergian ke luar negeri. Pencegahan atas permintaan KPK itu berlaku hingga Januari 2018, seperti berita kutipan kompas.

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Puluhan ASN Terlabat Apel, Sekda Dumai Kasih Pencerahan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Muhammad Nasir meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer
  • Zul AS: Penolakan HM Nasir Sekda Dumai Hal Biasa

    DUMAISATU.COM - Walikota Dumai, Zulkifli AS mengatakan usai pelantikan Muhammad Nasir sebagai Sekda Kota Dumai, bahwa penolakan

  • Walikota Dumai Lantik HM Nasir Sekda Definitif

    DUMAISATU.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai definitif resmi dilantik Ir HM Nasir menggantikan kedudukan H Said Mustafa

  • HM Nasir Dilantik Sekda Definitif Kota Dumai

    DUMAISATU.COM - Dipastikan, Jumat (10/2/2017) Walikota akan melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai definitif. Siapakah ya

  • KOMENTAR