• Home
  • Dumai
  • Walikota Dumai Terima Penghargaan Menteri Kesehatan

Walikota Dumai Terima Penghargaan Menteri Kesehatan

Minggu, 08 Oktober 2017 21:43:00
BAGIKAN:
DUMAISATU.COM - Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS M.Si didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai H. Paisal SKM MARS dan Kabag Humas Setdako Dumai Riski Kurniawan menerima penghargaan kota/Kabupaten bebas wabah penyakit kaki gajah.
 
Penghargaan tersebut diberikan langsung Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Djuwita F Moeloek dalam puncak perayaan Bulan Eliminasi Kaki Gajah Tahun 2017 di Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Demak, Sabtu (7/10/2017) akhir pekan kemarin.
 
Selain Dumai ada 12 Kabupaten Kota lain yang menerima penghargaan serupa yaitu, Kota Depok, Kota Gorontalo, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten  Alor, Kabupaten Belitung, Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Polewalimandar.
 
Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS M.Si mengatakan, penghargaan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Kota Dumai. 
 
"Penghargaan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Kota Dumai. Sebab dari ratusan kota/kabupaten, Kota Dumai menjadi salah satu daerah yang dinobatkan kota bebas penyakit kaki gajah," kata walikota akhir pekan kemarin.
 
Menurut walikota, keberhasila tersebut tak terlepas peran serta seluruh stake holder khususnya Dinas Kesehatan Dumai, tim penyuluhan, dokter dan bidan yang gencar mensosialisasikan pencegahan penyakit kaki  gajah. Penghargaan ini juga tentunya berhasil diraih berkat dukungan seluruh masyarakat Dumai yang ikut serta mensukseskan program pencegahan penyakit kaki gajah.
 
Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai akan terus mensukseskan program pencegahan penyakit kaki gajah dengan cara melaksanakan program Pemberian Obat Pencegahan Massal kaki gajah selama lima tahun berturut-turut selanjutnya prevalensi mikrofilaria setelah POPM terakhir. 
 
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Dumai H Paisal SKM, MARS mengakui Dumai salah satu  daerah endemis penyakit kaki gajah. "Namun patut kita syukuri atas dukungan semua pihak penyakit tersebut dapat kita cegah sehingga Dumai mampu meraih penghargaan bebas penyakit kaki gajah," kata Paisal.
 
Lanjut Paisal, Dumai sudah memasuki tahun ketiga  mengikuti Bulan Eliminasi Kaki Gajah yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan lima tahun sekali. Program tersebut berhasil dilaksanakan dan Dumai diganjar dengan penghargaan bebas penyakit kaki gajah.
 
Paisal berharap dengan program ini tidak ada lagi masyarajat Dumai yang menderita penyakit kaki gajah.
 
Sebelumnya, Menteri Kesehatan dalam sbutannya menyampaikan, di Indonesia ada 236 Kabupaten atau Kota yang dinyatakan endemis penyakit kaki gajah.
 
Ia menjelaskan saat ini ada 150 Kabupaten dan Kota yang serentak diberikan obat pencegahan penyakit kaki gajah. Obat itu diberikan gratis dengan target 34,1 juta warga meminumnya. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah tahun 2020.
 
Penulis: Deka Handani
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • APBD-Perubahan 2017 Kota Dumai Tunggu Verifikasi Provinsi Riau

    DUMAISATU.COM - Persoalan penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2017 yang telah disepakati ki

  • DPRD Gelar Paripurna Penjelasan Walikota Dumai Terhadap Ranperda APBD-P 2017

    DUMAISATU.COM - DPRD Kota Dumai gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Nota Penjelasan Walikota terhad

  • Walikota Dumai Klaim APBD Perubahan 2017 Naik Rp1.25 Miliar

    DUMAISATU.COM - Setelah dilakukan pembahasan beberapa kali antara OPD dan Banggar DPRD Kota Dumai, anggaran Pendapatan Asli Da
  • Zul AS Keluhkan Semrawut Penataan Kota Dumai, Salah Siapa?

    DUMAISATU.COM - Seiring dengan perkembangan daerah, Dumai sekarang termasuk salahsatu daerah penuh dengan permasalahan, khu

  • KOMENTAR